7 Rahasia Inspiratif John Paul DeJoria Dari Homeless Kini Memiliki USD 2,8 billion

Fazryan87.blogspot.com -- 7 Rahasia Inspiratif John Paul DeJoria Dari Homeless Kini Memiliki USD 2,8 billion

Hey Dude,!Apabila kita membaca kisah-kisah orang-orang kaya bertaraf jutawan dan bilioner.Dibelahan benua manapun adalah mereka itu orang-orang yang rajin bekerja atau berusaha dengan kerja keras serta tekad yang kuat.


7 Rahasia Inspiratif John Paul DeJoria Dari Homeless Kini Memiliki USD 2,8 billion,jpg

Namun kenapa masih ramai anak-bangsa ini yang percaya dengan cerita-cerita dongeng untuk jadi kaya itu dengan menggunakan jalan pintas misalnya melabur dalam pelaburan bisnis emas -ditangannya hanya ada secarik kertas resit senilai satu sen saja:Emas entah dilangit mana disimpan oleh syarikat pelaburan.Langsung tak pernah melihat wujud emas dihadapan mata-sedangkan uang pelaburan sehingga puluhan ribu ringgit ditangan 'pengurus' bisnis itu.

Dan ada pula bisnis pelaburan baru yang wujud sekitar dua tahun ini yang mampu (kononnya) memberi komisen
15%-30% sebulan, yang bermakna 180%-360% setahun!.
Dengan modus operandi Haji dan Umrah-para pelabur didongengkan oleh 'pengurus dana' bahwa syarikat tersebut membuat pelaburan hartanah dan hotel di Mekah.Sejatinya bisnis dan pelaburan tersebut adalah bisnis 'sontot menyontot' sesama bangsa sendiri,

Coba anda baca disini; 14 Fakta Tentang Syarikat Mecca Fund Global Yang Mengejutkan

Aduhai sahabat dan anak-bangsaku,! Sadarlah anda dari keterpurukan pemikiran yang mudah menerima cerita-cerita dongeng skim cepat kaya itu. Kerana untuk mendapatkan kekayaan dan kehidupan yang layak memang tidak semudah membalik telapak tangan. Sebagian orang harus banting tulang kerja siang dan malam demi sejumlah uang. Kadang, ada pula orang yang bekerja keras hingga lupa dengan kesehatan sendiri.

Tidakkah kita boleh berfikir dan merenung apakah sesuatu skim itu satu penipuan nyata kerana pengamatan penulis fenomena ini sudah berlangsung hampir 30 tahun di Malaysia: Sebutlah skim Labu Peram 'Pak Man Telo' atau skim cincin berlian Century Diamond dan banyak lagi.

Yang menjadi mangsa jatuh miskin hingga hampir gila diburu pemiutang along dan sebagainya kerana 'tersontot' begitu mudah dengan skim cepat kaya.

Pada artikel motivasi dan inspiratif ini saya membawa kisah seorang bilioner Amerika yang berjuang untuk satu kehidupan yang layak untuk diri dan keluarganya bukan untuk 'cepat kaya'.Dia menjadi kaya kini bukan dengan cara melabur skim cepat kaya tapi dengan  kerja keras dan pengorbanan serta tekad yang kuat. Anda ikutilah kisahnya John Paul DeJoria.

DeJoria terlahir dari keluarga miskin dan sudah harus bekerja di usia 9 tahun.Hal ini sepertinya lumrah terjadi di belahan bumi manapun. Satu-satunya cara dia untuk menghidupi keluarga.DeJoria kecil pernah menjual suratkabar dan kad natal dari rumah ke rumah.

Namun demikian, usaha DeJoria ternyata tak cukup menghidupi keluarganya. Jalan keluar lainnya, dia harus dikirim ke rumah asuh-(panti asuhan kanakkanak miskin) untuk hidup di sana.

Dilansir dari Therichest, ketika remaja, DeJoria terjebak dalam kehidupan gengster jalanan di Los Angeles.pada usia 22 tahun, dia rasmi menjadi gelandangan atau homeless untuk pertama kalinya.

DeJoria tidak menyerah begitu saja,dia akhirnya bekerja sebagai petugas kebersihan dan sales syarikat insurance untuk sementara waktu. Namun tidak bertahan lama, DeJoria akhirnya mendapat kesempatan bekerja di sebuah perusahaan produksi
perawatan rambut yaitu Redken.Saat bekerja di Redken, DeJoria mendapat motivasi untuk membuat perusahaan perawatan rambut sendiri.

DeJoria memulai bisnisnya dengan tidur di mobil dan menjual shampo dari rumah ke rumah sebelum bekerja sama dengan Paul Mitchell pada 1980 dan mengubah wang simpanannya US$ 700 miliknya menjadi raksasa produk perawatan rambut yaitu Patron Spirits dibawah payung John Paul Mitchell Systems.

Perusahaan terus berkembang hingga akhirnya DeJoria membuat produk tequila terkenal.Kekayaan bersih DeJoria kini mencapai USD 2,8 billion atau setara dengan IDR 36,2 triliun.
John Paul DeJoria kini menduduki tangga ke 219 dalam daftar 400 orang kaya versi majalah Forbes. Dia dikenal sebagai "Raja Tequila" dengan nilai jualan lebih dari 2,5 juta paket tequila premium per tahun. Dan kini DeJoria masuk pula ke bisnis telepon seluler.

Rahasia Bilioner Ini:Tak Pernah SMS dan E-mail

DeJoria disamping ketekuannya dalam bisnis ,dia punya kebiasaan yang sangat terpuji yang patut kita contohi -demikian DeJoria menceritakan kebiasaan-kebiasaan paginya pada Business Insider, Selasa, 31 Mac 2015:

1. Bangun Pagi
 Saya suka bangun pagi. Tak peduli ada di mana, di rumah mana, atau kamar hotel mana. Detik pertama aku bangun, aku tetap di ranjang selama lima menit dan diam.

2. Refleksi 5 Menit
[Selama 5 menit itu] aku tak memikirkan jadual, agenda atau telepon yang perlu aku lakukan... Aku merefleksikan apa yang kupunya dalam hidup dan untuk itu aku bersyukur. Aku juga memberi waktu untuk memikirkan kebahagiaan keluargaku.

3. Mencintai Pekerjaan
Aku adalah orang yang mencintai apa yang kulakukan, untuk siapa aku lakukan dan bersama siapa aku lakukan. Penting bagiku bahwa derajat energiku ada pada tingkat terbaiknya ketika aku bekerja bersama teamku di setiap perusahaan. Antusiaslah!

4. Tidak SMS dan E-mail
Aku tidak menulis e-mail, tak pernah dan tak akan melakukannya. Aku tak memakai komputer, tidak pula mengirim SMS ke siapa pun. Jika aku perlu menghubungimu, aku cukup angkat telepon dan menelepon, atau aku lakukan dengan faksimili.

5. Fokus
Aku tahu, aku dikatakan sedikit "kuno", tapi semuanya berjalan baik seperti yang kuperlukan. Itu memungkinkan aku untuk fokus pada hal-hal yang paling penting yang perlu perhatianku.

6. Kerja Setiap Hari
Petikan yang aku suka, "Orang sukses melakukan semua hal yang orang tidak sukses tidak ingin lakukan". Aku bekerja setiap hari dan aku menyukainya.
7. Bergembiralah
Yang paling penting, bersenang-senanglah,bergembiralah Semua orang ingin bahagia. Dan ketika kamu gembira,happy hari-hari akan menjadi lebih mudah.

Courtesy to Tempo.co/Merdeka.com/
Business Insider.

No comments