Panduan Memilih Calon Istri Terbaik dengan Matematik Al Khawarizmi

Fazryan87.blogspot.com-Panduan Memilih Calon Istri Terbaik dengan Matematik Al Khawarizmi--Dengan marak dan gencarnya tayangan rancangan hiburan-hiburan hura-hura dan tayangan berbagai sinetron-filem di TV-TV negara kita yang sangat melalaikan hingga membuat anak-anak kita bahkan diri kita juga sebagai ibubapa akan turut terhanyut bagaikan perahu yang terombang ambing di tengah lautan tanpa nakhoda.

Alhamdulillah,di Malaysia kita masih ada pilihan untuk memilih rancangan-tayangan stesyenTV-TV yang sangat baik dan memotivasi anak-anak,remaja dan juga diri kita.


http://fazryan87.blogspot.com/2015/04/panduan-memilih-calon-istri-terbaik.html

Di TV-swasta Al-Hijrah kita boleh menonton rancangan yang sangat bagus untuk seisi keluarga seperti slot 'Al-Khawatir" pada 08:30PM - 09:00PM setiap hari Isnin -Jumat dengan Ahmad Asyaqiri sebagai host,sebuah slot rancangan berbagai bentuk ilmiah yang bertujuan mendidik masyarakat terutamanya golongan remaja dengan persoalan-persoalan khusus dan umum.

Dalam episod tentang tokoh-tokoh ilmuan Islam dizaman awal Islam saya sangat tertarik dengan pendedahan tokoh terkenal bernama Muhammad bin Musa Al Khawarizmi,beliau adalah ilmuwan matematik (mathematics) penemu bilangan nol(zero-kosong).lahir di Khawārizm (Khiva, Uzbekistan) sekitar tahun 780M. Kerananya beliau dikenal sebagai Al Khawarizmi.

Al Khawarizmi juga disebut dan dikenal sebagai Bapak Matematik(mathematics) atau Bapak Aljabar(algebra).Sebab, aljabar yang hingga kini digunakan berasal dari bukunya, Al-Jabar. Buku karyanya itu
membicarakan dan membahas solusi- penyelesaian sistematik dari linear dan notasi kuadrat( systematic solution of linear and quadratic notation)
Selain pakar matematik, Al Khawarizmi juga ahli astronomi dan astrologi.

Dalam website media Islam baik di negeri-negeri Arab bahkan di website-website non muslim barat hingga kerantau sebelah timur ini mudah ditemukan pada media-media tersebut kisah-kisah tentang Al Khawarizmi ini.

Seperti yang dirilis media muslimahzone.com dikisahkan sebuah kisah teladan dari Al Khawarizmi tentang memilih-mencari calon istri yang terbaik:

Dalam satu ketika, Al Khawarizmi ditanya tentang bagaimana mencari dan memilih calon istri terbaik. Penemu bilangan nol ini kemudian menjawab dengan menggunakan rumusannya.

“Agama itu nilainya 1, sedangkan hal lain nilainya 0.
Sekiranya wanita itu shalihah dan baik agamanya, maka nilainya 1
Dan jika dia cantik, tambahkan 0 di belakangnya. Jadi nilainya 10.
Kalau dia kaya pula, tambahkan 0 lagi dibelakangnya. Jadi nilainya 100
Jika dia keturunan keluarga baik-baik dan terhormat, tambahkan 0 lagi. Jadi nilainya 1000

Sebaliknya jika dia cantik, kaya dan nasabnya baik tetapi tidak punya agama, nilainya hanya 0.Berapapun 0 dihimpun, ia tetap 0”

Demikianlah jawaban hebat dengan matematik.Al Khawarizmi mengajarkan kepada kita, mencari-memilih istri hendaklah menjadikan agama sebagai pilihan-pertimbangan utama. Jika agamanya baik, maka kelebihan-kelebihan yang lain akan menjadi kebaikan yang berlipat ganda. Namun jika agamanya tidak ada, tidak berguna segala kelebihan yang ada pada wanita itu.

Yang dimaksud dengan agama bukanlah sekadar pengetahuan. Bukan pula latar belakang pendidikan aliran-jurusan agama. Tetapi pemahaman dan pengamalannya. Agamanya baik, artinya ia memahami agama dan mengamalkannya. Agamanya baik, artinya akhlaknya baik. Agamanya baik, artinya wataknya baik.

Wanita cantik dan agamanya baik, ia akan menggunakan kecantikannya untuk melayani suami. Tercatat seperti gambaran istri yang membahagiakan dalam Hadits Nabi SAW; jika dipandang ia menyenangkan. Maka ketenangan dan kebahagiaan pun memenuhi kehidupan sebuah perkahwinan.

Wanita kaya dan agamanya baik, ia akan menggunakan kekayaannya di jalan kebaikan. Seperti Siti Khadijah Radhiallaahu'an, ia membantu suami berdakwah, ia menggunakan hartanya untuk perjuangan Rasulullah SAW.

Wanita dari nasab terhormat dan agamanya baik, ia menjadi kemuliaan dan kehormatan tersendiri bagi suami. Dan juga menjadi saham yang baik bagi anak-anaknya nanti.

Maka jika engkau bertanya wanita manakah yang terbaik untuk menjadi istri, sesuai rumusan Al Khawarizmi, jawabannya adalah pertama-tama carilah wanita shalihah barulah engkau perhitungkan kelebihan-kelebihan lainnya.

(Courtesy to muslimahzone.com/)

No comments